DEAR DOSEN



Berawal dari kekesalan saya terhadap satu dosen yang hampir tidak ada mahasiswa yang tidak gibahin beliau, itu membuat saya bertanya  kok ada dosen kayak gitu? ada gak dosen  lebih parah lagi dari ini?” . Mulailah saya mengumpulkan uneg-uneg mahasiswa sekaligus ingin tau jenis-jenis dosen di Indonesia wkwk.


Uneg-uneg ini saya kumpulkan dari beberapa mahasiswa universitas di Indonesia, dan sengaja saya sembunyikan identitas atau hanya sekedar jurusan demi keamanan agama, nusa, dan bangsa. Postingan ini juga sebagai gambaran buat adek-adek ku sekalian yang mau masuk dunia perkuliahan, setidaknya dengan membaca artikel ini kalian bisa mengetahui dunia perkuliahan itu seperti apa.

“Dear dosen, kalau udah jadwalnya itu tolong masuk dong… capek nyari jadwal pengganti  shaaay. Bukan ini aja matkul kami. Kami capek nyari jadwal loh” – Agroteknologi.

“Dear dosen, kalau ngasih tugas yang sewajarnya aja, jangan yang diluar jangkauan otak… Mahasiswa hanya manusia biasa bukan robot” – Ayu.

“Dear dosen, jangan suka ngubah jadwal, apalagi jadwal uas. Pulkam tertunda kan shakitt”- Tj.

“Dear dosen, kalau ngasih tugas jangan cepat kali deadline nya, kami juga punya tugas di matkul lain” – melindah.

“Dear dosen, jangan manfaatkan kami untuk mendapatkan subscribers” – Pendidikan B.Inggris.

“Dear dosen, jangan suka nambah-nambahin waktu kuliah, kami juga capek, yang telat dosen kok jadi waktu keluar kami yang diperlama? Jangan suka-suka ganti hari ngajar, sesuai jadwal aja, mentang-mentang dosen sibuk. Toh ngajar kami kan juga tanggung jawab bpk/ibu” – Teknologi Hasil Pertanian.

“Dear dosen, kalo masuk dan keluar on time ya bapak dan ibu ibu sekalian”- Alicyus.

“Dear dosen, please untuk dosen kuh tercinta, kalau ngasih info jangan dadakan ya.. kami bisa gila meledak”-Rizky.

“Dear dosen, tolong jangan gantung ujian kami, berilah kami kepastian. Tolong jangan labil, kami capek, rindu kampung – Viena

“Dosen kalkulus, masuk kelas suka-suka hati jam berapa, bahkan lebih dari 3 SKS sehari, pernah sisa 1 SKS lagi dia baru masuk, dan ketika UTS atau UAS ngasih soal itu melebihi kemampuan siswanya plus tidak ada toleransi dan tidak ada transparan dalam menilai hasil kuis dan ujian”-Hafis.

“Dear dosen, jangan seenaknya nyuruh masuk pas tanggal merah”- Putri.

"Jadi tuh aku gasuka dosen yang kalau ada kelas pengganti dia ngabesenin, yaah soalnya di setiap kelas ada yang beda di matkul yang lain"- Irsan.

“Dear dosen, mengertilah makna dari setiap tugas kelompok , mahasiswa kini hanya peduli pada gadgetnya, bahkan tidak peduli tugasnya, jadi kalo bisa tugas yang kelompok alihkan ke yang lain, jujur kami yang peduli hingga rela bekerja sendiri itu berat”- Ilmu Komunikasi.

“Dear dosen, kalo ngajar jangan suka curhat masalah pribadi ya,karna kami kuliah untuk cari ilmu, bukan dengerin  curhatan”- Angga.

“Dosen: suka ngasih bahan ujian yang super banyak dan ga ngasih kisi-kisi, suka php, suka bikin nunggu tapi gak suka nungguin”- Kedokteran.

“Dear dosen ku yang ku sayang. Bolehkah saya berbicara perihal absen? Perihal dimana saya dan teman-teman sekelas selalu datang tepat waktu sementara bapak tidak, bahkan bapak tidak datang sama sekali. Yang saya herankan saaat bapak datang dan kami tidak datang, bapak rekap absen seluruh Jadwal yang sudah lewat , tapi yang tidak datang hari itu tidak di perbolehkan mengisi absen alias alfa. Kami manusia pak, punya batasan lelah menunggu”- Hukum.

“Dear dosen, tolong kalender akademik dan kenyataannya disesusaikan hmm”- Perencanaan Wilayah dan Kota

“Dear dosen, tolong kalo ngasih tugas itu manusiawi. Kita gak robot bisa nyelesaiin tugas dalam waktu singkat, apalagi tugasnya yang ribet. Trus juga kalo mulai dan mengakhiri jam kuliah itu tepat waktu, jangan sampe yang seharusnya mahasiswa bisa istirahat beberapa menit buat makan karna gak sempat makan waktu mau pergi kuliah malah jadi gak bisa. Kami ngerti kok dosen pengen kami bisa ngasih inovasi baru di dalam kuliah, tapi kalo tiap kali berusaaha selalu dikritik pedas gimana kami mahasiswa mau berinovasi? Kami butuh kritikan yang membangun bukan malah menjatuhkan, gimana Indonesia bisa maju kalo kami sebagai mahasiswa kehilangan lahan kami? Dan satu lagi, tolong jangan sering gak masuk, kami kuliah bayar mahal  buat nyari ilmu, kalo Cuma masuk 1 kali dalam satu semester,kami mau dapat ilmu apa?” -Hubungan Internasional.

Dari beberapa uneg-uneg diatas, dapat disimpulkan bahwa umumnya yang dikeluhkan adalah tentang waktu dan tugas. Tulisan ini tidak bermaksud untuk menjatuhkan atau membuat buruk nama seluruh dosen. Ingat, tidak semua dosen seperti itu, ini hanya merupakan curhatan dan keluhan  beberapa mahasiswa.  



0 komentar