IPK HARGA MATI!
WARNING: Ini akan menjadi artikel yang panjang, tapi tidak sepanjang jalan kenangan, luangkan waktu anda untuk membaca agar tidak terburu-buru. Pastikan anda dalam keadaan rileks agar tidak bosan, dan jika bosan, berhentilah sejenak lalu lanjutkan membaca, jangan menghilang, sakit. Terimakasih.
Profil Narasumber I
Nama : Ilham Syahputra
Staus : Mahasiswa Universitas Sumatra Utara
Prestasi : -Juara satu ( Gold Medal) International Technology Expo
Malaysia 2018
- Juara 1 Lomba Essay Nasional UNRI 2017
Q : Aku maunanya soal IPK, karna
aku nemuin fenomena dimana mahasiswa kek seakan-akan men-Tuhan-kan IPK, bodo amat nilai datang dari
mana yang penting nilai tinggi dan skill belakangan. Jadi aku mau nanya
berdasarkan pendapat dan pengalaman abang. Pertanyaan aku, gimana menurut abang
soal fenomena tersebut? Menurut abang nilai itu seberapa penting sih? Ada gak
hal yang gak kalah penting atau bahkan lebih penting dari nilai? Punya
pengalaman gak soal nilai? Gimana caranya seimbangin antara kuliah sekaligus
berprestasi di luar itu? Yang terakhir aku minta pesan atau quote dari abang
seputar pertanyaan tadi.
A : Hahaahaha, permasalah klasik.
Ketika adek kerja kira-kira IPK dibutuhkan gak?
Q : Menurut ku sih IPK hanya syarat awal,
ibaratkan IPK hanya mengantarkan ke
interview, selebihnya skill. Kalau untuk
jangka panjang ya skill lebih dibutuhkan.
A : Inilah
permasalahan, ada orang-orang yang mengejar skill tapi tidak memperdulikan IPK,
jadi ketika mau daftar langsung ditolak. Tapi ada pula orang-orang yang lebih
mementingkan IPK tetapi ketika interview
gagal karena tidak punya skill. Solusinya adalah life plan.
Q : life
plan yang seperti apa bang?
A : Life plan seorang mahasiswa harus
terdiri dari 6 bagian, yaitu : religi, akademisi, prestasi, organisasi,
beasiswa, mandiri. Kalau life plan kita 6 hal ini sudah bagus,
insya Allah semua tercapai.
Q : Jadi biar jelas gitu ya…
supaya gak ngasal kuliah.
A : Yups. Buat life plan harus mencangkup 6 hal itu, gak boleh Cuma 3 hal atau 1
hal saja, tapi harus ke 6 nya.
Q: Kalau menurut aku sih, semuanya emang
saling berkaitan , kalau jalanin dengan
benar ya semua bakal dapet gitu..
A : Nah benar banget..
Q : Jadi
mulai tanamin di diri sendiri aja kali ya kali kita harus punya tujuan dan gak
ngasal kuliahnya. Trus gimana caranya supaya akademik dan prestasi baisa
balance?
A : Caranya agar balance ya ketika kita mau
mencapai 6 hal tersebut harus semua seimbang dan semuanya tidak ada yang
saling berbeturan . Misalnya gini, abang
ada lomba nih di Singapur, tapi di hari H tersebut abang harus ujian semeseter.
Kan ini ada dua hal yang sama-sama penting, nah cara abang adalah abang harus
pilih dua-duanya dengan tidak menyampingkan kedua hal , ya abang harus izin
dulu ke dosen, abang sampaikan kalau lomba ini sangat penting, nah kalau doesn
abang mengizinkan yauda abang ikut ujian susulan, tetapi abang harus tetap
benar-benar belajar, jadi tetap bagus nilainya.
Q : Terakhir bang, aku minta quotes atau pesan abang soal masalah ini
A : Tidak ada yang tidak mungkin, karena barang
siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkan.
A : ok bang, makasyii banyak…
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Profil Narasumber II
Nama : Pramita Cucu Mawarni
Prestasi : - Presented at International Conference on
Education, Psychology, and Organizational Behavior (Osaka, Japan)
- Presented at Regional Conference on
Student Activism (UTP, Malaysia)
- Asian Student Forum ( UTP,
Malaysia)
- Workshop of Design Thinking and
Team Working Southeast Asian Mobility For 21st Century Skills ( UTP,
Malaysia)
- Prototype Implementation Southeast
Asian Mobility For 21st
Century Skills (King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Bangkok)
Q : Saya lagi banyak nemuin kasus dimana
mahasiswa lebih mementingkan IP ketimbang skill. Bagaimana tanggapan kakak soal
kasus ini?
A :
Menurut aku hidup itu harus seimbang, menempatkan sesuatu pada porsinya. Kalo
hanya mengejar IPK aja tanpa mengikuti berbagai kegiatan untuk mengasah skill,
aku rasa kurang tepat ya. Begitu juga sebaliknya jika kita hanya mengikuti kegiatan
organisasi saja tanpa memikirkan IPK, kurang seimbang juga. Jadi, apapun yang
kamu lakukan pastikan tanggung jawab terhadap akademik (IPK) dan non akademik
(organisasi) terpenuhi. Coba tunjukan ke orang-orang bahwa walaupun pintar
akademik dengan memiliki IPK yang tinggi juga mampu menjalankan organisasi
dengan baik.
Q : Menurut kakak apa hal yang
gak kalah penting atau bahkan lebih penting dari IPK?
A : Menurut aku gada hal yang
lebih penting, semua sama pentingnya. Kita kuliahkan ditunjukan oleh IPK, kalo
IPKnya jelek ya berarti kuliahnya ga serius, ada sesuatu yang ga seimbang. Kalo
IPK jelek jangan coba cari kambing hitam, misal kara mengikuti banyak
organisasi, dsb. Sekali lagi ya, semua sama pentingnya, harus seimbang.
Q : Bagaimana cara menyeimbangkan antara kuliah
dan prestasi di luar perkuliahan?
A : You must
have a goal. Tujuan hidup kita sebenarnya apa sih? Kalo kita udah punya
tujuan, tracknya sudah jelas selama kuliah mau melakukan apa, ya tinggal action
nya aja. Misal, kamu punya tujuan setelah lulus kuliah mau bekerja di
perusahaan bergengsi. Nah kamu coba cari bahwa yang keterima disana pasti yang
memiliki IPK lebih dari 3.7 dan memiliki pengalaman berorganisasi serta aktif
mengikuti kegiatan international. Ya berarti tau nih target setelah lulus
kuliah apa aja yang harus dipenuhi. Yaudah tinggal menjalankan rencana aja. Satu
hal yang paling penting adalah management waktu untuk melaksanakan, pastikan
segalanya terjadwal and stick for it.
Q : Kakak kan sekaran udah kerja, ada gak sih
pikiran seperti “oh ternyata seperti ini
ya kehidupan sebenarnya dibandingkan kehidupan dunia perkuliahan?” kek ada
gak yang kakak sesali selama masa perkuliahan?
A : ADA BANGET. Hahaha. Banyaklah yang disesali, tapi lebih banyak lagi
yang disyukuri. Alhamdulillah sudah
melakukan berbagai kegiatan di luar akademik, jadi pas selesksi ada poin plus
dibandingkan yang lain. Kalo yang disesali, “coba
deh lebih serius belajarnya di setiap mata kuliah yang saya ambil, belajar lebih
mendalam”.
Q : Motivasi dan quotes
A : Motivasinya, I really love my mom and dad. Yang
selalu memberikan banyak kepercayaan dan kesempatan, serta dukungan baik moril
maupun materil. Aku gatau deh jadi apa kalo orangtuanya bukan mereka. Nah motivasi
aku ya kedua orng tua aku. Aku mau buat mereka
bangga sesering dan secepat mungkin. Klise, tapi beneran deh orang tua
yang jadi motivasi aku. Quote yang aku suka “ put Allah first and u will never be the last”.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BONUS!
Profil Narasumber III
Profil Narasumber III
Nama : QUEEN BEE
Status : Digantungin
Prestasi : -Best Comment Line Today 2017
Saya Cuma mau
bilang bahwa jangan terlalu mengejar nilai sehingga lupa hakikat belajar. Saya
juga tidak bermaksud menghakimi siapapun melalui artikel ini, karna setiap orang
memiliki jalan dan tujuan masing-masing. Silahkan pilih jalan manapun yang anda
pilih, mau mengejar angka, skill, atau apapun itu terserah anda saja, tapi
pesan saya adalah jangan sampai merugikan pihak manapun. Terimakasih.

5 komentar
Motivasi di pagi hari..... Wkwkwk
BalasHapusThanks RAGIL. ����
Hi secret name!Thank u so much!!!! U also can give motivation to other by share this article hihihi
HapusSincerely
Queen Bee💖
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusReally important motivations for university student Ito Ragil 😍
BalasHapusThanks a lot and I wish we can do it😉
Tpi masalah 'jangan menTuhankan nilai atau IPK sampai lupa hakikat belajar'statement ini aku setujuu syekaliii,tpi heran aja liat org2 yg also trust that motto, but ketika dikasih nilai yg gak sesuai keinginan mereka, malaah complain dan blame dosennya atau lainnya. Seharusnya fine2 aja dong, kan yg paling penting ilmunya. Thanks 😍 *maafkan curhatan pagi aku wkwkwk
Uuunchhh makasyii itooo 💖💖💖 tanamin ke diri sendiri aja pokoknya belajar baek baek wqwqwqwqwqw kalo ilmu udh dapat, nilai pada ngikut kok👻
HapusSincerely
Queen bee💖